Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kau dalam segelas whiskey






aku ingin melihatmu di setiap tulisan-tulisanku,
menguraimu lewat kata-kata
mengenangmu dalam sebait puisi abstrak tanpa rima

aku ingin...
menenggalamkan wajahku kedalam pelukmu,
mengunci aromamu dalam kepalaku

aku ingin tau sejauh mana kau bisa menginspirasiku

kapan lagi ceritakan semua ceritamu padaku?
tentang kisah yang selalu membuatmu tertawa
tentang kegagalan dan perjuangan yang takdir haruskan untuk kau taklukan
atau penyesalan di masa lalu
apa saja, aku menyukai semua versi ceritamu
Pergimu tidak mematikan mereka

lagipula cinta yang selalu indah itu kata siapa?
mengenalmu membuatku menikmati sepi lebih dari sebelumnya
memuja pagi mendung yang tampak suram
mengingatmu lagi dalam kecap whiskey sisa semalam

Dear You!



Dear you,

Today is your birthday, and i have no idea what gift i can give you for your special day since you are too far away. I can't even send you a birthday cake, it will get rotten after 51 hours shipping. So i decided to sit down at one of my favorite coffee shop and try to put together some words in my head and my deepest heart into this letter. Hopefully you can understand it since i am not good in writing English. LOL

Alrightt,, this is it!! 13 reasons why i like you:


1. You are like the smell of coffee at 8 am, saying good morning making me happy.
2. You send me dumb jokes, make me laugh when i'm sad, and are okay with me complaining all the time
3. You always know what to say when i get mad at you, you heal me
4. You want to play stupid games with me even if you don't understand the rule i made.
5. About the catdog thing, sometimes i think you can read my brain and it's scary but fun at the same time
6. You will always be there and reply my text for hours. Oh and i like the way you always find a way to text me even if you are busy doing homework, going out with friends, or even when you are not in a good mood.
7. You are smart, remember when you tell me Kiwi is actually a bird? I didn't know that goshhh!
8. You are a weirdo that dreams a weird dream about monsters and alien, and i'll be here every morning waiting for you to tell me all those dreams. Let's go to Area 51!!!
9. I like reading all your stories and i like playing 'manager' to keep you focused. It's not for you but for my own good hahaha its because i want to read your stories everyday.
10. You are a great story teller and a cabul writer.
11. Do you know how much i admire you for your passion that you always focus on your dreams and the fact that you never skip class just to have a good score? you nerd!
12. You know that i'm a big fan of your weird doodles and drawing
13. Last but not least, i like your beard, fingers, neck hahahha oh and other things that i couldn't write here 😏

At this point, you might wondering why 13? i don't know. Maybe because 10 is boring? Well, i probably have 100 reasons more but it will take time to write it down. You know i'm LAZY and i'm about to nap and it's quite challenging to write essay in English 😅

Having you as my partner in crime, as my friend, as my sensei and as my big brother is like my wildest fantasy. I never imagined i'd find someone as unique and smart and kind as you.

I hope ONE DAY you also find someone like that as i found you, someone that is happy to have you even you are miles away, someone who doesn't make you sad and lonely at night. Someone who laughs at your dumb jokes, someone who listens to your stupid theory about movie you just watched (or haven't watched or heard from your friend whatever, i don't know how you make theory about joker and you haven't watched it), someone that is okay with your weird music. Someone who will follow you on a space mission. Someone that doesn't make you a second guess and last but not least someone with a nice boobs and pierced nipples and bums wokwokwokwokwokkk!😂😂😂

Well, since you said everything is average i'll give you a mission. I know, i know, you have so many missions from me 😜 but this one is important. I want you to go out enjoying life, drink alcohol and get drunk, smoke pot, and don't just stay in your room doing homework or card game.

HAPPY BIRTHDAY!!

Izinkan aku bercerita tentang dia, Wan!

travelendlesure.com

hai, Wan apa kabarmu?
sore ini aku ingin bercerita
tentang orang asing yang ternyata bisa bikin nyaman

iya.. ternyata

lihat jam tanganmu, sudah pukul berapa?
ini tidak akan lama, luangkan waktumu

Aku mulai darimana ya?
Oh iya, ini tentang orang asing itu
Yang melalui matanya kulihat diriku yang lebih baik,setidaknya menurutku
Lebih terbuka, dan yang paling penting lebih bodo amat.
Yang juga karenanya aku ingin menjadi sisi diriku yang dulu hanya sebatas imaji,
Seorang petualang

Ah, bukankah kau juga sering menyebutku petualang
Liar pasca berpisah dengan si A, begitu katamu
Menyebut namanya pun kau tak sudi

Kau selalu melihatku sebagai seorang yang hancur lebur setelah ditinggalkan cinta lama
Kau selalu menganggapku suka bermain
Melompat dari satu hati ke hati yang lain
Entah mencari apa! Gerutumu...

Cari apa kau? tanyamu setiap kali kuceritakan tentang mereka
Bosan lagi? Celetukmu tiap kali mendengar dering ponselku yang lalu kuabaikan
Yang kemarin apa kabar? sindirmu pedas melihatku yang senyam-senyum berbalas pesan

Tapi kali ini beda, Wan!
Jelasku berapi-api.

Orang ini seperti melihat diriku yang lain.
Bukan aku yang pernah terluka,
Bukan aku yang selalu murung dan kesepian,
Bukan aku yang seperti takut memulai hubungan

Tapi seperti dirimu, dia melihatku sebagai seorang petualang
Yang akan selalu tersenyum
Yang terbuka untuk setiap kesempatan
Yang tidak terbelenggu tradisi jam malam

Dia melihatku sepertimu, Wan!
Jelasku sambil memperbaiki posisi duduk
Melihatmu di seberang meja menyeruput segelas kopi hitam
Menikmati pahit manis yang tercampur
Larut dalam pikiranmu sendiri



PS: I Like You



Hey, you!

apa kabarmu?

Terimakasih sudah hadir dalam hidupku yang membosankan. 

Cheesy ya?

Aku bahkan bingung harus memulai ini darimana, bagaimana, pakai bahasa apa?

Apa kata yang tepat untuk menyampaikannya? since i'm a girl.


Aku tidak pernah mahir memuji seseorang, tapi aku pernah membaca ini di sebuah buku :



"Sometimes you meet a person and you just click"

Jelas saja itu bukan pujian karena dirimu tidak bisa disederhanakan dalam beberapa kata saja.


Aku bahkan tidak mengerti seperti apa bertemu seseorang-a total stranger- lalu merasakan that click moment, sampai aku melihat kamu sore itu. 

Menyeruput kopi sambil memandang pegunungan yang jauh di sana. Duduk diam, sibuk dengan pikiranmu sendiri, bahkan tidak peduli seberapa ramainya orang lalu lalang di depan mu.

Lalu hari itu berlalu, senja yang tak pernah bertahan lama, kita pun begitu. Kupikir itu hanya sebuah takdir yang lucu dan tak pernah ada 'Kita', its just you and i.

Hey you, People said feelings fade, I think you'll be gone soon but i just can't get you off of my mind.


Melihatmu sekilas, mencuri pandang mencoba memikirkan isi kepalamu saat itu. Karena esoknya, momen ini hanya akan menjadi satu dari sekian yang mungkin tersimpan di memoriku.


Love is a funny thing, right?
Ah, is it love? Hahahaha...

Selucu itu sampai otakku bahkan tidak mengerti apa yang kurasakan. Tentu saja dia tidak mengerti.

Cinta itu untuk dirasakan tanpa harus dimengerti, bukan?

Hai, kamu... iya kamu! Alasanku lebih menikmati kopiku sore itu.


TANYA DALAM MENDUNG



Sore ini, aku menatap langit yang tidak lagi cerah, gelap, suram hampir berkabut.
Sejenak mengingatkanku pada film kesukaanku, kesukaan kita.

Kita... sejenak aku tersenyum...
Aku seharusnya sudah beranjak dari kata ini dari dulu,
Tapi mendung membawamu kembali dalam ingatan.

Apa yang terjadi dengan 'kita' sekarang?
Apa kabar kamu?
Apa kabar juga kata-kata yang akhirnya menyusun cerita dalam setiap pesan yang kau kirimkan, dalam setiap percakapan hingga larut malam, dan dalam senyum di setiap pertemuan?
Ah, betul juga.... seperti katamu waktu itu, semua hanya bom waktu

Seolah akhir dari semua ini terlalu jelas untuk diabaikan.
Seolah sulaman memori hanya untuk mengisi waktu luang sambil menunggu.
Memaksakan sebuah cerita, mencoba-coba menebak alur.
Bukankah kita hanya saling menipu diri sendiri?

Apa kabar mimpi-mimpimu sekarang?
Apa kabar sayap-sayapmu yang dulu katamu kukekang?
Sudahkah kau terbang setinggi kata-katamu dulu?
Ah kepada siapa aku bertanya?
Mungkin diriku sendiri, mungkin juga kepada ingatan, atau kepada hujan yang tak kunjung turun.

MENDUNG
kenapa hujan tak turun saja?
tanyaku pada angin yang hanya sekedar lewat.

kenapa hujan tak turun saja?
Menggemuruh bersama langit yang menggelap
Agar tanah tidak mendengar dukaku
Agar rintik hujan sembunyikan lukaku.

Kenapa hujan tak turun saja?
Membungkam tangis, melenyapkan kebisingan dan teriak kesepian.
Hingga yang tersisa hanya dedaunan yang basah, seperti sepasang mata sembab yang memaksakan kata ikhlas.